Google memang dikenal memiliki jajaran produk unggulan yang begitu populer seperti Maps sampai Android. Hal itu membuat raksasa mesin pencari tersebut dikenal sebagai perusahaan yang inovatif.

Namun tahukah kamu, ternyata tidak seluruh produk yang dikembangkan Google berakhir manis? Beberapa produk di antaranya menemui kegagalan dan akhirnya resmi ditutup.

Penasaran dengan produk Google yang ternyata tidak berhasil menyita perhatian publik? Berikut ini adalah daftar produk Google yang telah punah.


Google Glass

1. Google Glass

Perangkat ini mungkin menjadi produk gagal paling populer dari Google. Kehadiran Google Glass disebut-sebut dapat menghadirkan pengalaman teknologi terbaru dan menjadi tren di masa depan.

Namun fakta di lapangan tak berbicara demikian. Banyaknya masalah dari perangkat ini membuat Google memilih menghentikan penjualan perangkat yang diungkap pertama kali pada 2012 itu.


Google Lively

2. Google Lively

Lively merupakan dunia virtual yang dikembangkan Google. Perusahaan itu membuat Lively untuk membantu pengguna yang ingin berinteraksi dengan orang lain dan mengekspresikan dirinya secara berbeda di dunia maya.

Namun platform ini ternyata tidak begitu sukses. Layanan ini hanya berumur beberapa bulan setelah diluncurkan pada 2008 dan ditutup pada tahun yang sama.


Google Nexus Q

3. Google Nexus Q

Perangkat ini didesain sebagai alat pemutar streaming media yang didesain untuk menghubungkan seluruh perangkat pintar di rumah. Google Nexus Q sendiri diperkenalkan pada konferensi pengembang pada 2012.

Namun dengan beberapa pertimbangan tersendiri akhirnya perangkat yang di banderol dengan harga US$ 299 ini tak pernah sempat dijual di pasaran.


Google Buzz

4. Google Buzz

Siapa sangka Google juga memiliki produk media sosial bernama Google Buzz. Layanan ini awalnya diintegrasikan dengan Gmail, tapi ternyata menghadapi masalah privasi yang sulit untuk diselesaikan.

Akhirnya, pada Oktober 2011, perusahaan mengumumkan layanan Google Buzz dihentikan untuk selamanya. Google sendiri kemudian memilih fokus untuk layanan Google Plus yang bertahan sampai sekarang.


Google Video

5. Google Video

Google juga sempat memiliki layanan video streaming sendiri yang diluncurkan sebelum perusahaan itu membeli YouTube pada 2006. Lalu di tahun 2009, layanan ini memutuskan tidak lagi menerima unggahan baru.

YouTube dan Video sempat menjadi layanan berbagi video yang terpisah, sebelum akhirnya pada 2012 Google resmi menutup layanan tersebut.


Sumber: http://tekno.liputan6.com

Tertarik dengan Pemasaran Online?


Artikel Pilihan Lainnya

Guidelines Customer Service Online Shop - Online Marketing Guidance Wolamart
On Thu,30 July 2020

Info / Guidance Customer Service Online Shop

Cara Posting di Social Media Facebook, Instagram - Online Marketing Guidance
On Fri,03 July 2020

Tips dan Trik / Cara Posting di Social Media Facebook, Instagram - Online Marketing Guidance

Cara Membuat Account Marketplace Tokopedia, Shopee & Bukalapak - Online Marketing Guidance
On Fri,03 July 2020

Tips dan Trik / Cara Membuat Account Marketplace Tokopedia, Shopee & Bukalapak - Online Marketing Guidance

Trik Berjualan melalui Status Whatsapp - Online Marketing Guidance
On Thu,02 July 2020

Tips dan Trik / Trik Berjualan melalui Status Whatsapp

Tips & Trik Berjualan Menggunakan WhatsApp Status
On Mon,15 June 2020

Informasi Umum / Tips & trik berjualan menggunakan WhatsApp Status